Penyebab Buang Gas (Kentut)

Buang gas atau yang lebih dikenal dengan kentut, merupakan gas hasil metabolisme usus, makanan yang kita makan sehari-hari akan menghasilkan kotoran, dari kotoran ini usus akan menyaring gasnya dan dibuang menjadi kentut, sehingga menimbulkan bau,” ujar dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB dari Departemen Penyakit Dalam Divisi Gastroenterologi RS Cipto Mangunkusumo.

Selain itu, bau yang tidak wajar pada kentut juga bisa disebabkan oleh beberapa hal yakni karena terlalu banyak mengonsumsi daging dan ada infeksi pada saluran pencernaan.

Gas yang terkandung dalam kentut adalah karbondioksida, hidrogen sulfida dan merkaptan. Senyawa-senyawa tersebut mengandung sulfur yang berkontribusi pada bau kentut. Makin banyak bakteri meproduksi kedua senyawa tersebut di dalam perut, maka akan semakin busuklah bau kentut Anda. Jika daging dan telur menyumbang bau kentut, maka kacang-kacangan menyumbang volume kentut.

Penyebab kentut sebenarnya adalah karena adanya udara yang terlalu banyak dalam perut. Sehingga tubuh mengeluarkannya melalui kentut.

Berikut beberapa hal yang membuat udara bisa terperangkap di dalam perut, antara lain:

1. Minum di sela-sela makan

Selesaikan makanan Anda sebelum meneguk air. Sebab minum air di sela-sela makan membuat Anda menelan udara sehingga memicu kentut. Selain itu hindari kebiasaan makan sambil berdiri, berjalan, dan menonton TV. Nikmati makanan Anda pelan-pelan untuk menghindari masuknya udara berlebihan ke dalam perut melalui mulut.

2. Olahraga berlebihan

Sebuah penelitian dari Amerika Serikat menyebutkan bahwa sebanyak 71 persen pelari mengalami masalah pencernaan, seperti kembung dan sering kentut. Rupanya olahraga berlebihan dan memaksakan diri melakukan aktivitas fisik yang terlalu keras juga bisa membuat udara masuk ke perut dan menyebabkan kentut.

3. Makanan berfruktosa

Segala makanan yang mengandung karbohidrat bentuk fruktosa paling susah dicerna dalam usus kecil. Sehingga makanan itu akhirnya masuk ke usus besar dan difermentasi oleh bakteri kemudian menghasilkan kentut. Beberapa makanan berfruktosa di antaranya adalah cherry, bawang bombai, kacang-kacangan, kubis, apel, jamur, dan jagung.

4. Merasa cemas

Banyak orang merasa ada yang salah dengan perutnya saat tertekan. Memang hal itu wajar, sebab secara tidak sadar kondisi stres dan cemas membuat seseorang menghirup banyak udara melalui mulutnya.

5. Produk susu

Produk susu mengandung laktosa, senyawa gula yang jika tidak dicerna dengan baik akan meluncur ke usus besar. Seperti fruktosa, laktosa difermentasi bakteri dan menyebabkan kentut. Beberapa produk susu adalah susu, yogurt, keju, dan tahu susu.

Sumber:
http://detik.com/health/

http://merdeka.com/

http://herbaten.com/ (Toko Herbal Berkualitas Harga Murah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: